Tips Menyejukkan Kamar Tanpa AC

Service AC Marpoyan, Belakangan ini, cuaca di Indonesia mulai tak menentu yang justru cenderung panas. Hingga kini, semakin banyak saja yang mengeluhkan kondisi cuaca di tengah pemanasan global, ditambah lagi lingkungan area tinggal di pemukiman padat.

Alhasil, ruangan rumah seperti kamar akan terasa sumpek dan panas. Padahal seharusnya, kamar menjadi ruangan yang paling nyaman untuk beristirahat. Tidak sedikit orang yang merasakan ketidaknyamanan beristirahat  di kamar sendiri, terutama di saat musim kemarau.

Lantas, apa yang menyebabkan kamar terasa panas?

 

Penyebab Kamar Terasa Panas

Sebenarnya ada beberapa kesalahan yang membuat kamar terasa panas, apa saja?

 

  • Kesalahan Saat Pemilihan Atap

Atap dari material seng, logam atau asbes ternyata tidak tepat untuk dipasang di rumah untuk daerah bercuaca panas. Sebab, atap dari material-material tersebut akan membuat kamar terasa lebih panas dikarenakan memiliki sifat yang mampu menyerap panas dari matahari.

 

  • Plafon Rendah

Rendahnya plafon pada kamar juga menjadi penyebab ruang beristirahat terasa panas. Menurut standarnya, tinggi plafon untuk sebuah rumah atau kamar seharusnya hanya berkisar 3 meter, apabila ukurannya lebih rendah maka ruangan seperti kamar akan terasa panas.

 

  • Kurang Ventilasi

Pada setiap bangunan rumah, ventilasi merupakan bagian paling penting untuk memperlancar sirkulasi udara sehingga suhu panas tidak menumpuk dan terperangkap, serta tidak pengap. Jika kamar tidak memiliki ventilasi yang memadai dan cukup, maka panas akan sering menghampiri hingga membuat pemiliknya gerah.

 

Tips Sejuk Tanpa AC

Sudah seharusnya kamar selalu berada dalam kondisi yang nyaman sebagai tempat beristirahat. Namun, jika terasa panas tentunya akan mengganggu istirahat.

Sebenarnya cara termudah untuk mengusir panas di kamar adalah dengan menggunakan kipas angin, akan tetapi tidak bertahan lama. Selain itu, penggunaan AC juga menjadi pilihan untuk menghasilkan udara sejuk dikamar.

Sayangnya, tidak semua orang memiliki kemampuan untuk memasang pendingin udara tersebut di kamar. Lalu, adakah tips untuk menyejukkan kamar tanpa AC? Begini caranya:

 

  • Ventilasi yang Tepat

Ventilasi merupakan bagian yang memiliki peran penting dari sebuah bangunan rumah, terutama untuk ruangan kamar. Untuk kamar tanpa pendingin udara seperti AC, ventilasi adalah bagian paling krusial agar udara yang masuk tidak berputar-putar melainkan mengalir dan terus mengalami pergantian.

Ventilasi yang berhadapan menjadi pilihan tepat untuk kamar. Karena, melalui ventilasi tersebut udara di dalam kamar dapat mengalir ke luar ataupun sebaliknya sehingga tidak mengendap dan menumpuk yang menyebabkan suhu ruang istirahat panas.

  • Pasang Tirai di Jendela

Jendela menjadi sumber masuknya sinar matahari sehingga mampu membuat kamar menjadi sumber udara sejuk. Akan tetapi, terkadang jendela juga bisa membuat kamar menjadi panas.

Untuk mempertahankan udara sejuk di kamar, pasanglah tirai cukup tebal di jendela agar ketika sinar matahari tidak terik tidak masuk ke kamar. Namun saat cuaca bagus dengan angin yang bertiup, buka tirai agar kamar lebih sejuk.

 

  • Hindari Cat Berwarna Gelap

Tanpa disadari, ternyata pemilihan warna cat juga turut mempengaruhi suhu di kamar. Jika warna cat kamar cenderung gelap, tentunya kamar akan terasa sumpek.

Jadi sebaiknya, hindari warna gelap dan pilihlah cat berwarna cerah untuk kamar seperti putih, biru muda, merah muda, atau hijau muda. Penggunaan cat dengan warna cerah tersebut akan memberikan kesejekukan di kamar dan membuat istirahat lebih tenang.

  • Matikan atau Gunakan Lampu Watt Rendah

Lampu juga menjadi penyebab kamar jadi panas. Lampu yang terus menyala akan mengeluarkan panas di kamar. Jadi matikanlah lampu ketika tidak digunakan, jika kamar cenderung gelap meski saat siang sebaiknya pilihlah dengan watt yang rendah dan tidak terlalu terang.

 

  • Isi Pojok Kamar dengan Tanaman

Tak hanya menyejukkan, mengisi salah satu sisi kamar seperti area pojok dengan tanaman akan membuat kamar terlihat nyaman untuk beristirahat. Sebagaimana diketahui, tanaman mampu menghasilkan oksigen saat siang hari. Oksigen dari tanaman berukuran sedang ditambah dengan jendela yang tepat, serta adanya ventilasi udara akan membuat kamar lebih terasa menyenangkan.

Tapi sebelum tidur, sebaiknya keluarkan tanaman dari kamar. Sebab, ketika malam tanaman akan mengeluarkan udara tak sehat, yakni karbon dioksida yang tentunya tidak baik bagi kesehatan jika dihirup ketika tidur.